[FAIL Move On Series] Heartbeat (2)

 heartbeat

FAIL Move On Series

#3 : Heartbeat (2)

 

a ficlet series written by xxjungiexx

 

starring [CNBlue] Kang Minhyuk, [fx] Jung Soojung, [EXO] Kim Jongin

School-life, a lil’ bit of Romance and Fluff | Ficlet series | T

 

Soojung menggigit bibir bawahnya dengan gugup. Diam-diam ia menggerutu dalam hati. Tadi katanya nggak mau, kenapa sekarang tiba-tiba berubah pikiran?

“Soojung? Kenapa melamun? Cepat lakukan praktiknya dengan benar!” suara Teacher Choi berhasil mengembalikan kesadaran Soojung. “Ah iya, Pak. Maafkan saya.” Soojung segera duduk di kursi yang disediakan, sedangkan Minhyuk di sisi lainnya. Dengan cekatan, Soojung mengambil sfigmomanometer lalu memasangkannya ke lengan Minhyuk, dibantu Jongin dan Seungri. Setelah itu, ia mengambil stetoskop dan menempelkannya ke telinga, lalu memompa alat tadi dengan perlahan.

“Eh, Soojung, kamu beneran bisa ‘kan?” Seungri bertanya sambil menatap Soojung ragu-ragu. Soojung tidak menjawab, karena ia berusaha fokus dengan suara detak jantung Minhyuk.

Seungri mendengus, “Soojung … kamu bisa sungguhan ‘kan?”

“Udahlah, yakin aja sama Soojung. Toh, kita juga nggak bisa yang begituan.” Jongin menimpali Seungri.

“HEI! Kalian berdua bisa diam nggak, sih? Aku jadi nggak kedengeran apa-apa!” Soojung emosi dan membentak. Sementara, Minhyuk hanya diam membisu menatap Soojung. Soojung dengan terpaksa mengulangi kembali semua tindakannya. Ia memompa kembali sfigmomanometer dengan perlahan, namun tiba-tiba Minhyuk mengaduh kesakitan.

“AH! Ya ampun, Soojung, pelan-pelan aja. Santai kali. Alat itu udah bikin lenganku bengkak, nih. Merah lagi.” Minhyuk menatap lengan kanannya dengan ngeri. Soojung tersenyum kecil, “Maaf. Salahin tuh Seungri sama Jongin, karena mereka yang bikin aku jadi kerja dua kali.”

“Lho? Apa sih, Soojung? Kita udah diem, kamu masih ngomel.” Seungri protes—tak terima.

“Udahan, ah. Tuh, diliatin sama Teacher Choi kelompok kita.” Tunjuk Jongin kearah Teacher Choi yang sedang menatap kelompok mereka dengan tajam. Mereka kembali lagi ke posisi semula. Soojung juga berusaha membangun kembali konsentrasinya yang tadi buyar gara-gara dirusuhin Seungri.

1 … 2 … 3 … 4

Soojung menghitung dalam hati detak jantung Minhyuk, hingga detakannya mulai terdengar semakin pelan. Lantas, ia mencabut stetoskopnya dari telinga, lalu mendongak menatap Minhyuk. Minhyuk ternyata sedang memperhatikan dirinya dengan tatapan … ah, sulit didefinisikan. Hati Soojung jadi ketar-ketir sendiri. Untung, bukan dia yang ditensi. Kalau nggak, bisa ketahuan kalau jantungnya lagi olahraga.

“Soojung? Ngapain ngeliatin Minhyuk sampe begitu?” Duh. Seungri ini emang nggak bisa baca situasi banget.

“Hah? Ngeliatin? Ngapain aku ngeliatin Minhyuk? Aku tuh lagi ngeliatin model rambutnya Minhyuk. Kampungan banget.” Soojung berusaha ngelak, padahal pipinya sudah merona.

“Oh … jadi, model rambutku kampungan, ya? Tapi, kamu tetep naksir ‘kan?” Minhyuk menggoda Soojung. Padahal harusnya dia sudah tahu apa imbas dari perkataannya itu sama pipi Soojung yang semakin merah itu.

“Ih, kayak nggak ada cowok lain aja.” Soojung mencibir, padahal jantungnya sudah mau loncat.

“Eh, sudah-sudah. Tuh, Teacher Choi tambah serem melototin kita.” Jongin menunjuk ke arah Teacher Choi yang menatap mereka dengan tatapan jangan-banyak-omong.

“Ya udah, cepet presentasi sana. Kan jatahnya presentasi kamu sama Seungri, masa iya aku lagi?” Soojung menyerahkan selembar kertas yang berisi catatan detak jantung Minhyuk. “Iya iya, cerewet.” Seungri mengambil
kertas dari tangan Soojung dengan kasar. Sejujurnya, dia sudah malas berlama-lama di sini.

“Ehem. Selamat pagi semuanya.”

 

 

Soojung menghela napas lega. Akhirnya, tugas biologi yang memusingkan ini selesai juga. Nilainya delapan pula. Terbayar sudah rasa lelahnya karena setiap hari harus bolak-balik ke UKS demi belajar tensi darah.

“Soojung.”

Soojung menoleh, “Apa?”

“Gimana detak jantungnya Minhyuk? Deg-degan nggak waktu deket sama kamu?” Jongin mendesak Soojung. Ikut duduk di kursinya, walaupun sempit.

Soojung mendesah keras, “Sayangnya … nggak. Dia biasa aja. Biasa banget malahan.”

“Tapi, kok kayaknya Minhyuk udah tahu ya kalau kamu naksir sama dia?” Jongin merapatkan tubuhnya dengan Soojung, supaya suaranya tidak terlalu keras dan didengar orang-orang. “Ya, mana aku tahu. Jangan-jangan kamu
bocor, ya?”

“Eh, enak aja. Aku kan udah bilang bolak-balik, rahasia apapun pasti aman sama aku.”

Iya juga, sih. Soojung membatin dalam hati. Kalau memang Jongin yang bocor, seharusnya rahasianya yang lain juga ikutan kesebar, karena Jongin itu sudah kayak diarynya Soojung.

“Terus, dia tahu dari mana?” Soojung berbisik pelan, karena sadar nggak sadar, Teacher Choi diam-diam memperhatikan mereka.

“Nggak tahu. Bukannya yang tahu kamu naksir Minhyuk bukan cuma aku? Suzy, Jinri, sama Jiyoung juga tahu, ‘kan?”

“Iya, tapi mereka kan nggak mungkin bocor.”

“Jangan terlalu naif, Soojung. Nggak ada yang bisa kamu percayai seratus persen di dunia ini, termasuk dirimu sendiri.”

“Ya, terus, sebenernya dia tahu dari siapa?”

Pertanyaan Soojung hanya dijawab dengan gelengan kepala oleh Jongin.

“Jung Soojung! Kim Jongin! Daripada kalian pacaran terus di kelas saya, lebih baik keluar sekarang!” secara tiba-tiba Teacher Choi sudah berdiri berkacak pinggang di depan meja Soojung dan Jongin. “Lagi pula, siapa yang memberi izin kamu untuk berpindah tempat, Kim Jongin? Sekarang, keluar kalian berdua!”

Ah, dasar rese.

 

Heartbeat – end.

 

Halo semuanya!

Maafkan saya yang liburan sekolah justru nggak produktif nulis di blog, karena … ya begitulah. Buntu. Sejujurnya, Fail Move On Series ini based on the true story HAHAHAHA. Faktanya, cerita ini dibuat sebagai pelampiasan
saya yang nggak bisa move on dari doi, dan ya … sekarang saya sudah move on. Makanya, sempat kepikiran buat nge-stop cerita ini dan bikin series baru, tapi namanya nggak tanggung jawab dong ya?

Trus, kalian suka nggak sama part ini? Karena saya agak rubah cara penulisan saya. Pleasee, kasih tahu saya lebih bagus yang ini atau balik lagi kayak part-part sebelumnya? Karena saya bener-bener dilema banget. Kalo nulis kayak part ini, rasanya nyaman soalnya kan sebelas-duabelas sama cara saya ngomong sama temen. Tapi, kalo kayak part-part sebelumnya, kadang bahasa saya suka ribet sendiri. Tolong, kasih saran yaaa…

Terima kasih sudah mampir!

 

 

Advertisements

4 responses to “[FAIL Move On Series] Heartbeat (2)

  1. Mash pnsran nii ma persaan minhyuk ke soojung…
    Aduh tu kshan minhyuk smpe merah tngannya gra2 2x percobaan dasaar nii seungri ganguin mulu…
    Mnurut aku sbgai reader mnding penulisannya kaya dlu jd enk dibca scra nii kan ff dg main cast idol korea kalau bhsanya gni kurng ngfeel ja… just opini maaf kalau menyinggung..
    Tp apapun ttp dkung km thor dn dtumggu part3nya

    • Halo! Makasih sudah kasih saran, karena saran dari pembaca bener2 membantu bangett buat saya. Part selanjutnya bakal dibalikin lagi kayak awal 😀

      Terima kasih sudah mampir!

  2. kalau aku lebih suka yg sebelumnya thor lebih greget…
    di terusin sampe tamat ya thor.. semangat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s